Search

Friday, January 29, 2010

Obama Akan Veto Reformasi Keuangan

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan akan memveto setiap undang-undang keuangan yang ada, jika tidak mengandung "reformasi nyata" di sektor keuangan. Atas hal tersebut, pemerintahannya akan merombak sistem perbankan negara adi kuasa tersebut, pada saat krisis ekonomi besar-besaran.

"Kita tidak bisa membiarkan lembaga keuangan, termasuk yang mengambil deposito Anda, untuk mengambil risiko yang mengancam seluruh perekonomian," katanya dalam sebuah televisi nasional Kenegaraan, seperti dilansir dari AFP, Kamis (28/1/2010).

Obama mendesak para pembuat kebijakan untuk melewati sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang akan memberikan kekuasaan baru dalam mengetatkan peraturan yang dibuat pemerintah untuk melikuidasi perusahaan, meningkatkan kebutuhan modal, dan tempat membatasi utang jangka pendek yang diselenggarakan oleh bank.

"Masalah sektor perumahan sudah berlalu, dengan masuknya reformasi keuangan ini banyak terjadi perubahan ini," kata Obama dalam artikel bertajuk Obama membuat State of the Union address

"Yah, kita tidak bisa membiarkan mereka menang pertarungan ini. Jika tagihan yang berakhir di meja saya tidak memenuhi uji reformasi nyata, aku akan mengirimkannya kembali sampai kita bisa melakukannya dengan benar," katanya.

Hal tersebut sebagai tanggapan dalam menghadapi kemarahan publik yang luas pada keuntungan besar dan bonus yang dilaporkan oleh bank-bank ditebus oleh pemerintah, Obama telah memulai tahun baru dengan langkah-langkah untuk membatasi ukuran perusahaan keuangan yang dianggap terlalu besar," dalam artikel bertajuk Obama tuntutan pekerjaan perundang-undangan tanpa penundaan

Dia juga bersumpah untuk memisahkan investasi dan bank komersial dan memperkenalkan retribusi terbesar perusahaan-perusahaan keuangan untuk menutup sekira USD700 miliar uang yang berasal dari restribusi pajak, seperti sektor perbankan yang pernah jatuh ambang keruntuhan. Selain itu, Obama janji akan menggelontorkan USD30 miliar untuk usaha kecil.

Namun Obama membantah pemerintahannya telah melancarkan serangan terhadap sektor keuangan. "Saya tidak tertarik untuk menghukum bank, aku tertarik dalam melindungi perekonomian kita," katanya.

Sumber: Okezone (Economic Global)

No comments:

Post a Comment